
Drummer Padi, Surendro Prasetyo atau Yoyo dipastikan dalam 20 hari ke depan akan menjalani hari-harinya di tahanan. Dia resmi ditahan di Mabes Polri terhitung sejak Senin (28/02) lalu. "Sudah ditahan 20 hari ke depan per tanggal 28 Februari. Jadi dia tadi titip salam buat teman-teman pers. Mohon dukungan doanya, supaya kasusnya selesai," ungkap Noni T. Purwaningsih, selaku pengacara usai menjenguk Yoyo, di Gedung Unit 2, Direktorat Narkoba dan Kejahatan Terorganisir Mabes Polri, Kompleks BNN, Cawang, Jakarta Timur, Selasa (1/3).
Noni sebagai kuasa hukum akan mengupayakan agar kliennya bisa segera mendapatkan rehabilitasi. Karena sesuai barang bukti yang ditemukan, kliennya berstatus sebagai pemakai yang selayaknya segera mendapatkan rehabilitasi. Bahkan disebutkan, tidak perlu menunggu proses hukum.
"Kami tim pengacaranya akan mengupayakan supaya mas Yoyo direhabilitasi. Dulunya sejak lama, perlu tindakan medis secepatnya. Klien saya sudah dinyatakan sebagai pemakai, mereka adalah korban dari bandar yang ingin untung besar. Jadi harus diperlakukan berbeda. Dia harus rehabilitasi bukan setelah persidangan, tapi dari tingkat penyidikan," terangnya.
Noni juga berpendapat bahwa seorang pecandu seperti kliennya, tidak seharusnya berada di dalam penjara, karena di sana juga banyak para pengedar, yang tidak mungkin justru memperparah kondisinya.
"Pecandu bukan di Rutan tapi tempat rehab. Di Rutan kan banyak pengedar. Pas keluar dari LP bukan jadi lebih baik. Rehab lebih menyelesaikan masalah ketimbang ke Rutan," tegasnya.
Selengkapnya...
Thursday, March 3, 2011
Yoyo Padi Upayakan Rehabilitasi Sebelum Sidang
Inilah Doa Maia untuk Anak Mulan Jamela

JAKARTA-C&R/OMG- Walaupun sempat hilang selera saat dimintai komentarnya mengenai kelahiran anak Mulan Jamela, namun Maia Estianty tetap melontarkan doa dan harapannya untuk kelahiran anak Mulan Jamela. Seperti apakah doa dan harapan Maia tersebut? Inilah doa dan harapan Maia."Aku nggak bisa memberikan terlalu banyak tanggapan tentang itu. Tapi aku hanya memberikan doa dan selamat semoga anaknya bisa menjadi anak yang sholeh, hatinya mulia, menjadi anak yang bisa dibanggakan oleh orangtuanya," kata Maia saat dijumpai di kediamannya, Jalan Jati Padang Utara, Pasar Minggu, Rabu (2/3/2011) dini hari.
Saat ditanya apakah Maia memang benar-benar mengetahui kabar kelahiran anak Mulan Jamela, ibu tiga orang anak ini mengatakan jika dirinya tahu dengar dari seseorang. "Ya kalau dibilang tahu atau nggaknya yang jelas aku tahunya dari orang lain. Lagian banyak juga kan yang tahu dia sudah hamil. Jadi aku bukan tahu dari siapa-siapa," jelas Maia.
Sebagai informasi, kabar yang menyebutkan jika mantan pasangan duet Maia tersebut telah melahirkan anak keduanya yang berjenis kelamin perempuan sempat berhembus kencang beberapa minggu belakangan ini. Namun hingga kini belum ada satu pihakpun yang bisa dimintai keterangan tentang hal tersebut. Kabarnya, Mulan juga sempat berganti nama saat melakukan persalinan di salah satu rumah sakit untuk menutupi identitasnya.
Selengkapnya...
Perdamaian Ahmad Dhani Vs Global TV Sebatas Asumsi

Permasalahan Ahmad Dhani dengan wartawan Global TV merupakan masalah kode etik jurnalisme, di mana ada hak dan privasi yang semestinya dihormati. Namun sejauh apa sebenarnya batas privasi ini? Hal ini dijelaskan oleh Bekti Nugroho selaku Wakil Komisi Pengaduan Masyarakat dan Penegakan Etika Pers. "Soal ini bisa dilihat dari dua hal: 1. menyangkut privasi berlaku di semua tempat, tidak hanya orang di rumahnya masing-masing, tapi di tempat publik, mall, jika mau wawancara harus minta izin dulu. Wartawan indonesia adalah wartawan profesional bisa menahan diri dan bekerja profesional," ucap Bekti Nugroho di Dewan Pers, Rabu (02/03).
Pria ini juga menjelaskan bahwa jika perilaku wartawan yang mencari berita dirasa mengganggu maka hal itu bisa dikatakan pelanggaran kode etik.
"Misalnya perilaku wartawan ini mengganggu bisa dikatakan pelanggaran kode etik. Saya kira ruang publik beda sekali dengan urusan publik dan privat, dalam konteks jurnalisme yang disampaikan harus mempunyai nilai-nilai publik dan relevan dengan publik, bukan urusan-urusan privat," katanya.
Selain itu, dalam hal ini ia menyampaikan definisi publik figur dengan agak berbeda. Publik figur hanya berlaku bagi pejabat pemerintahan yang memiliki urusan publik, dan bukan artis seperti yang selama ini kita pahami.
"Selain itu juga perlu ditegaskan pengertian publik figur, tidak berlaku untuk orang-orang biasa atau artis, karena untuk pekerjaannya tidak menyangkut untuk urusan publik, karena yang bisa seperti itu hanya pejabat publik," katanya.
Baik Ahmad Dhani maupun kru dari Global TV telah mengunjungi Dewan Pers untuk menentukan langkah selanjutnya. Menurut pria ini dua pihak tersebut mengindikasikan adanya perdamaian, namun hal ini masih sebatas asumsi.
"Kedua belah pihak secara suka rela sudah menyatakan berdamai, jika dalam pertemuan jumat nanti ada suatu kesalahan harus ada pengakuan kesalahan dan kesadaran dan meminta maaf. Tapi ini masih sebatas asumsi-asumsi," pungkasnya. (kpl/hen/sjw)
Selengkapnya...
Militer Khadafi Luncurkan Serangan Balasan

Liputan6.com, Tripoli: Pasukan militer yang setia pada pemimpin Libia Muammar Khadafi telah meluncurkan serangan balasan di kota wilayah timur laut yang dikendalikan oleh pasukan militer antipemerintah. Hal ini pun meningkatkan kekhawatiran bahwa pertempuran akan terus berkepanjangan. Seperti dilansir situs NHK, Kamis (3/3), pasukan Khadafi membelot dari strategi mereka sebelumnya yang berkonsentrasi pada pertempuran di barat laut untuk mempertahankan ibukota Tripoli. Namun, Rabu (2/3) pagi kemarin, pasukan keamanan Libia melakukan serangan udara di kota Brega dan untuk sementara berhasil merebut bandara di sana. Kota ini merupakan merupakan kubu antipemerintah dan menyediakan pasokan listrik untuk Benghazi.
Kemudian pasukan Khadafi dilaporkan mundur setelah pasukan antipemerintah membalas menyerang. Sedikitnya lima orang telah tewas dalam pertempuran itu. Pertempuran sporadis ini juga dilaporkan telah menyebar hingga di pinggiran kota Brega. Sementara itu, pasukan antipemerintah mengadakan konferensi pers di Benghazi, dan meminta masyarakat internasional untuk memulai serangan udara dengan alasan dasar tentara bayaran yang disewa oleh Khadafi.
Dalam pidato pada hari yang sama, Khadafi mengatakan dirinya dan pasukannya akan terus melawan sampai tetes darah penghabisan untuk mempertahankan negaranya. Ia berpidato pada sebuah acara di Tripoli untuk menandai ulang tahun ke-34 pembentukan sistem politik saat ini. (Vin)
Selengkapnya...
Orangtua Memperlakukan Anaknya Seperti Anjing

REPUBLIKA.CO.ID,LONDON – Kelakuan orangtua yang satu ini benar-benar tidak manusiawi. Mereka dituduh memperlakukan ketiga anak angkatnya seperti anjing dengan memberi mereka makanan hewan peliharaan dan mengunci mereka dalam kandang. John dan Sonja Kluth teratur memukul dan menyiksa anak-anak yang diadopsinya. Dua anak laki-laki berusia 15 tahun dan 11 tahun. Seorang lagi adalah gadis berumur sembilan tahun.
‘’Mereka dipaksa untuk hidup seperti binatang,’’ kata jaksa.
Nyonta Kluth, yang kini berusia 57, diduga menjadi pelaku yang paling kejam. Sementara John, suami Kluth yang lebih muda tujuh tahun, hanya berdiri dan tidak melakukan apa-apa.
Mereka ditangkap di Oklahoma, Amerika Serikat. Namun, mereka telah dibebaskan dari penjara setelah membayar uang jaminan
Selengkapnya...
Wednesday, February 23, 2011
Letusan Matahari Membawa Berkah

VIVAnews - Meski dramatis, letusan dahsyat Matahari pada 14 Februari lalu ternyata tidak sampai memaksa astronot di Internal Space Station untuk lari berlindung. Malah, tampaknya letusan matahari itu membantu menurunkan dosis radiasi yang diterima astronot. Letusan yang terjadi tersebut, yang merupakan letusan terbesar selama empat tahun terakhir, mengirimkan gelombang radiasi besar dan partikel yang bergerak cepat ke arah Bumi. Setelah letusan itu, Matahari tetap aktif. Bahkan empat hari kemudian, ia kembali melontarkan lidah api besar.
Beruntung, stasiun ruang angkasa ISS berada di jarak 354 kilometer di atas permukaan laut. Ia masih dilindungi medan magnet pelindung milik Bumi yang melindungi dari badai luar angkasa pada umumnya.
“Jika astronot tetap berada di dalam stasiun ruang angkasa, ia tidak dalam bahaya,” kata Frank Cucinotta, Chief Scientist of Space Radiation Program, NASA, seperti dikutip dari Space, 22 Februari 2011. “Bahkan radiasi dari letusan matahari itu membawa berkah,” ucapnya.
Cucinotta menyebutkan, yang jauh lebih mengkhawatirkan bagi astronot justru adalah sinar kosmik galaksi yang datang dari tempat lain. “Gelombang radiasi dan partikel dari Matahari justru menyapu sejumlah sinar kosmik dengan energi ultra tinggi yang datang dari luar sistem tata surya,” ucapnya.
Sebagai informasi, sinar kosmik yang beredar umumnya terdiri dari proton berenergi tinggi yang dilahirkan oleh ledakan supernova dan kejadian dramatis lain yang terjadi di seluruh penjuru alam semesta. Gelombang ini terus menerus membanjiri tata surya kita dari jauh, dan mereka jauh lebih sulit diatasi dibandingkan dengan radiasi dari Matahari kita.
Atmosfir Bumi mampu melemahkan sinar kosmik, sehingga astronot menerima dosis radiasi jauh lebih tinggi dibanding mereka yang tinggal di bumi. Partikel yang bergerak dalam kecepatan tinggi bisa memasuki kulit dan daging manusia, menghantam sel tubuh dan merusak DNA. Sejalan dengan waktu, manusia yang terimbas radiasi secara terus menerus berpotensi terkena kanker dan masalah kesehatan lain.
Namun demikian, badai Matahari yang terjadi pekan lalu justru mereduksi eksposur terhadap radias kosmik. “Gelombang magnetik milik Bumi mampu memantulkan partikel kosmik,” kata Cucinotta. “Sehingga, saat radiasi Matahari tiba di Bumi, ia menyapu banyak sinar kosmik yang berada di hadapannya,” ucapnya.
Fenomena ini disebut sebagai “Forbush decrease” dan pernah terjadi di tahun 2005 lalu. Ketika itu, radiasi sinar kosmik dari penjuru alam semesta berhasil disapu oleh gelombang radiasi dari Matahari hingga berkurang sekitar 30 persen.
Artinya, meski badai yang terjadi di Matahari berpotensi merusak, misalnya mengganggu infrastruktur listrik dan komunikasi di seluruh dunia, dahsyatnya kekuatan radiasi itu juga membawa berkah yakni membuat gelombang pelindung bagi astronot yang berada di ratusan kilometer di atas Bumi.
Selengkapnya...
Gila, Hacker Bobol ATM Mandiri Rp. 500 Juta Sehari!

TERNATE, KOMPAS.com - Anggota Polres Ternate, Maluku Utara (Malut), masih mengidentifikasi dan memburu pelaku pembobol Anjungan Tunai Mandiri (ATM), salah satu fasilitas Bank Mandiri Cabang Ternate yang terletak di eks kantor Kejati Malut.
Kasat Reskrim Polres Ternate, AKP Sonny Sirait mengatakan, Senin (21/2/2011) Polres Ternate masih mengidentifikasi dan memburu pelaku pembobol ATM yang melakukan aksinya di kawasan Pahlawan Revolusi sejak Jumat lalu.
Dari informasi yang diperoleh, total uang dalam brankas ATM yang berhasil di bawah kabur pelaku sebelum peristiwa itu sebesar Rp 500 juta dari uang pecahan Rp 50 ribu dan Rp 100 ribu.
Sedangkan fasilitas penarikan uang tunai di ATM tersebut mulai dari Rp 5 juta hingga Rp 10 juta dan untuk transfer mulai dari jumlah Rp 25 juta hingga Rp 100 juta.
Pembobolan diketahui, setelah petugas operator ATM Bank Mandiri Manado melaporkan adanya gangguan on line untuk segera diperiksa.
Dari laporan itu, petugas operator ATM Bank Mandiri Cabang Ternate mendatang lokasi dimaksud, pada saat memeriksa brankas ATM ternyata sudah kosong.
Setelah mengetahui brankas ATM-nya sudah ludes dibobol maling, saat itu juga langsung melaporkan ke Mapolres Ternate.
Tak lama kemudian petugas dari kepolisian tiba di lokasi tersebut untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Anggota Polres Ternate masih terus memburu para pembobol ATM Bank Mandiri Cabang Ternate, karena diduga pelakunya masih berada di kota Ternate.
Beberapa pelabuhan dan bandara Babullah Ternate telah diperketat penjagaan untuk mencegat pelakunya kabur.
Selengkapnya...
Tuesday, February 22, 2011
Fly Over Di Daerah Kemayoran Patah

Jalan layang (fly over) Kemayoran di Jalan HBR Motik, Kelurahan Kebon Kosong, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat, yang dulu renggang, kini kian mengkhawatirkan. Jalan itu patah. Namun, pihak Pemda DKI Jakarta tidak bersedia tanggung jawab. "Kami akan koordinasikan dengan Kementerian Pekerjaan Umum," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum DKI Jakarta, Ery Basworo, saat dihubungi VIVAnews.com, Selasa 22 Februari 2011.
Menurutnya, kewenangan perbaikan Jalan HBR Motik itu ada di pihak Sekretariat Negara dan pemilik kawasan Kemayoran. "Jadi bukan tanggung jawab kami," ujarnya.
Patahan jembatan itu terjadi pada dua sisi pembatas jembatan di bagian dalam dan luar. Patahan itu menimbulkan retakan pada pagar beton sejauh satu meter. Meski begitu, patahan tersebut belum memengaruhi kondisi aspal di jalan yang menghubungkan kawasan Sunter dan Kemayoran itu.
Pada Oktober 2010, Jalan HBR Motik itu mengalami kerenggangan. Selain faktor usia atau cuaca, perenggangan juga terjadi akibat getaran saat kendaraan besar melintasi kawasan tersebut. Kerusakan ini telah dilaporkan kepada Pusat Pengelolaan Kawasan Kemayoran (P2KK) kepada kantor Walikota Jakarta Pusat.
Selengkapnya...
Operasi Pembesaran Payudara Akibatkan Sheyla Koma

Sheyla Hershey telah lama terobsesi memiliki payudara penuh. Untuk itu, ia nekat memermak payudaranya dengan ukuran terbesar di dunia, MMM. Namun, itu justru membuat hidupnya hancur. Sheyla, 31, mengikuti sebuah prosedur berbahaya dengan menanam implan payudara raksasa, Juni tahun lalu. Model asal Brasil ini mengakui obsesinya terhadap payudara besar berbalik menjadi sebuah penderitaan.
Selama beberapa bulan, ia merasa sangat percaya diri dengan penampilan barunya. Namun, sebuah infeksi mematikan membuat dokter mengangkat paksa implannya pertengahan Februari lalu.
Kondisi tersebut membuat Sheyla merasa sangat jelek dan ingin mengakhiri hidupnya. Dua kali, ia berniat bunuh diri dengan minum pil tidur.
Setelah kehilangan implan payudara ukuran raksasanya, Sheyla menderita depresi dan gangguan bipolar. Ia pun merencanakan melakukan operasi payudara lain.
Namun, dua hari sebelum operasi pembesaran payudara dengan ukuran FFF dilakukan, Sheyla dilarikan ke sebuah rumah sakit di Texas karena overdosis obat tidur.
Dalam sebuah wawancara, seperti dikutip Herald Sun, Sheyla yang baru pulih dari koma mengungkap bagaimana obsesinya untuk mempertahankan rekor dunia telah merusak pernikahannya.
Kesehatan yang terpuruk, lumpuhnya finansial keluarga serta kebangkrutan membuatnya hampir meninggalkan anaknya, seorang balita 18 bulan.
"Ketika terbangun dari koma, saya tidak merasakan apa-apa," ujarnya. "Saya tidak mengharapkan orang mengerti, tapi sejujurnya tanpa payudara implan saya merasa sangat tertekan."
Sheyla yang kini berpisah dari suaminya, Derek, mengungkap, keinginan menjadi 'cantik' mengambil alih hidupnya. "Saya menyadari ada bagian diri saya yang akan hilang bila ingin mempertahankan predikat payudara terbesar di dunia. Saya tidak dapat melawannya walaupun itu membahayakan nyawa saya."
Dia pun memperingatkan wanita lain agar tak mengikuti jejaknya.
Selengkapnya...
KPK Siap Datangi Megawati

VIVAnews -- Megawati Soekarnoputri dipastikan tidak memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ketua Umum PDI Perjuangan itu hanya mengirimkan Sekjen PDIP Tjahjo Kumolo dan Ketua Bidang Hukum dan HAM PDIP Trimedya Panjaitan. Menanggapi tak datangnya Mega, Wakil Ketua Bidang Pencegahan KPK, M Jasin mengatakan, pihaknya akan bertindak fleksibel. "KPK akan bersikap fleksibel. Jika Ibu Mega tidak mau memenuhi panggilan, maka KPK yang akan datang menemui mantan presiden tersebut," kata Jasin dalam acara Sosialisasi Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (Money Laundering) Perspektif UU No 8/2010 di Hotel Bumi Surabaya Senin, 21 Februari 2011.
Meski demikian, menurut Jasin, pemanggilan Megawati belum projustisia atau tidak ada unsur paksaan untuk menghadirkan seseorang. Menurutnya, pemanggilan Mega seperti pemanggilan yang dilakukan terhadap Boediono dan Sri Mulyani dalam kasus Bank Century.
Jika Mega memenuhi panggilan KPK, menurutnya, adalah sebuah poin bagus untuk PDIP. "Kan, kedudukan semua orang itu sama di dalam hukum," tegas Jasin.
"Tidak ada sesuatu yang istimewa, tidak ada tebang pilih atau memberikan special treatment kepada yang berkuasa," tambah Jasin.
Selengkapnya...