Friday, March 6, 2015
Dengan Atau Tanpamu Lirik
Sunday, September 2, 2012
JIONS band sukses menyita perhatian masyarakat
Monday, July 16, 2012
Diandra luncurkan single baru bersama band barunya De Jion's Band
Friday, June 8, 2012
Cara Jual Lagu Dan Arransment Diandra Chandra
Ada cara unik yang di lakukan oleh artis dan pebisnis musik Diandra Chandra ini. Seorang vocalist yang menguasai smua alat musik dan audio enginering ini mempunyai terobosan baru dalam menggeluti bisnis musiknya. Dengan berani dia memamerkan karyanya di khalayak umum dengan disusun oleh playlist yang di buatnya melalui reverbnation. Dengan begitu sang calon pembeli lagu maupun arransment bisa memilih lagu yang di sukainya. Tapi Diandra Chandra juga memberkan opsi, jika lagu yang mau di beli tidak sesuai tema, atau tidak sesuai keinginan klien, maka dia akan membuat kannya sesuai dengan yang di inginkan klien. Cara ini tergolong unik dan baru di dunia yang serba maju seperti saat ini.
Saturday, February 12, 2011
Ditinggal Krishna, De Spectrum Lahir Kembali

NEWSGOL.COM - Masih ingat De Spectrum, grup band yang berawakkan Krisna Balagitha (keyboard: Mantan Ada Band), Diandra Chandra (Vocal), dan Abdul (Gitar). Para personil grup ini resmi bercerai. Namun dengan semangat yang kuat, sang vokalis, Diandra Chandra memutuskan untuk mendaur ulang grup lamanya dengan pasukan baru serta jenis musik yang baru pula. Perasaan berat selama setahun memang sulit bagi Diandra waktu itu, setelah berpisah dari Krishna, namun tekat dan talenta akhirnya mengantarkan dirinya untuk membangun image baru.
"Saat De Spectrum memutuskan berpisah, itu adalah masa-masa yang sulit baginya," Ungkap Diandra dalam siaran pers nya yang diterima reporter newsgol.com, Jumat (11/02/2011).
Kini dengan formasi baru, Diandra Chandra (vokal), Putra Asmara (Guitar), Effendi (Bass), Fajar (Drum), De spectrum baru muncul dengan gaya musik "Rock Mellow Romantic" siap menggebrak belantika industri musik Indonesia.
"Sengaja saya pilih genre seperti ini karna sesuai dengan hati saya, karna sesungguhnya jiwa saya rada-rada rock" kata Diandra.
Usaha Diandra untuk kembali bangkit ke permukaan belantika musik indonesia ini tidak sia-sia. Bersama dengan De Spectrum band dengan format barunya, Diandra telah siap untuk kembali mengejar karirnya yang sempat tertinggal beberapa saat lamanya. Progresnya terasa sangat jelas dan sepertinya sudah mendekati apa yang di cita-citakan yaitu untuk menjadi diri sendiri yang apa adanya.
Untuk mengawali karirnya ini, De Spectrum telah merilis hits single terbarunya yang berjudul "Samapai MAti AKu" yang merupakan lagu ciptaan dari Diandra Chandra. Bersama dengan Napak Boemi Musik, akhirnya release lah Single "Sampai Mati Aku" pada bulan january 2011.[NG/ANH]
Selengkapnya...
Penyanyi 12 Tahun Pecahkan Rekor Muri
![]()
Hirley Liem sangat piawai menyanyikan lagu-lagu daerah dengan cengkok yang apik. VIVAnews - Di saat sejumlah remaja sedang asyik menikmati aktivitas yang sedang tren, Shirley Liem justru punya kegemaran lain. Usia muda tak menghalangi kegemaran Sherly dalam mengeksplorasi budaya Indonesia. Remaja berusia 12 tahun ini sangat piawai menyanyikan lagu-lagu daerah, dari 'Bungong Jeumpa' hingga 'Sio Mama' dinyanyikannya dengan sempurna. Menyanyikan lagu daerah lengkap dengan cengkok dan pelafalan yang sempurna jelas bukan perkara mudah.
"Lagu daerah kan jarang yang menyanyikan. Makanya aku mau bawakan lagu-lagu daerah. Tapi, referensi menyanyi aku tetap dari penyanyi pop," ujar Sherly kepada VIVAnews.com saat ditemui dalam acara Resital Vokal Tunggalnya di Mall of Indonesia, Kelapa Gading, Jakarta Pusat.
Memulai karier bernyanyi di usia empat tahun, Sherly Liem tak menemui kesulitan berarti saat ditantang oleh Jaya Suprana untuk menggelar resital vokal tunggal dengan mempergelar mahakarya-mahakarya seni musik nusantara.
Pemilik sederet penghargaan di bidang model dan menyanyi ini akan menampilkan keindahan suara soprannya dalam 14 lagu, dibuka dengan Alusia dan ditutup dengan Indonesia Pusaka. Meski baru setahun mengasah kemampuan vokalnya di Jaya Suprana School Of Performing Arts, Sherly menunjukkan kemampuan berarti. Tak heran saat ditantang untuk menggelar resital vokal tunggal, Sherly langsung menyanggupinya.
Selain akan mencatatkan rekor MURI, Sherly rupanya punya tujuan lain di balik pagelaran resital vokal tunggalnya. “Aku ingin anak-anak muda saat ini lebih familiar dengan lagu-lagu daerah, jangan lagu pop saja. Sebab, lagu daerah ini bisa jadi aset untuk go internasional nanti,” ujar penyanyi yang rutin tampil di TMII ini.
Sherly memang menemukan keasyikan sendiri saat menyanyikan lagu daerah. Untuk penampilannya di resital vokal tunggalnya itu, Sherly menyanyikan lagu-lagu daerah yang sudah diaransemen ulang tanpa meninggalkan kekhasan lagu itu sendiri.
Usai menggelar resital vokal tunggal, putri sulung pasangan Liem Ciau Khiang (Johan) dan Tia Paramita ini bercita-cita untuk membuat album rekaman lagu-lagu daerah. “Jangan sampai lagu-lagu daerah yang begitu kaya makna menjadi dilupakan oleh generasi muda,” ujar Sherly yang juga pernah berakting di sejumlah sinetron. Baca juga: Alasan Remaja China Tak Boleh Terlalu Intim
Selengkapnya...
Friday, February 11, 2011
God Bless Rencanakan Album Baru

Usia boleh tak muda lagi, tapi God Bless tetap eksis di panggung hiburan tanah air. Band yang dimotori Ahmad Albar, Ian Antono, Donny Fatah, Yaya Moektio, dan Abadi Soesman tersebut masih menunjukkan kiprah mereka sejak pertama kali terbentuk tahun 1970-an. Usia boleh tak muda lagi, tapi God Bless tetap eksis di panggung hiburan tanah air. Band yang dimotori Ahmad Albar, Ian Antono, Donny Fatah, Yaya Moektio, dan Abadi Soesman tersebut masih menunjukkan kiprah mereka sejak pertama kali terbentuk tahun 1970-an.
"Ada rencana manggung di UI bulan depan. Album baru sih belum, tapi dalam waktu dekat mungkin direncanakan," tutur Ahmad Albar yang ditemui di Masjid Al Kautsar, bilangan Petogogan 1, Jakarta Selatan, Selasa (7/9).
Grup yang sudah menelurkan 5 album studio ini masih 'perkasa' walaupun para personelnya sudah berumur. Dan justru dengan usia matang dan kebersamaan yang cukup lama itu, perjalanan karir mereka jadi lebih menyenangkan.
"Di luar musik kita sering ketemu, seperti acara buat anak yatim kita kumpul semua. Kita nggak pernah cekcok, seru-seru aja," kata vokalis yang akrab dipanggil Iyek ini, "Kita bermusik pun sudah seperti keluarga. Kita menjaga keakraban dengan kekeluargaan. Semua serba terbuka, nggak ada masalah."
Saat ditemui hari itu, Iyek tampak aktif bersama artis lainnya seperti Olivia Zalianty dan Oddie Agam lewat acara pemberian santunan kepada Yayasan Al Kautsar dari gabungan wartawan infotainment dan artis-artis. Ia mengatakan bahwa acara ini merupakan ajang saling berbagi. Ia pun senang dengan acara ini.
"Setuju saja kalau ada itikad baik. Kebetulan siang ini nggak ada kesibukan, cukup penting dengan mempunyai seorang sahabat," pungkasnya yang ditemani Dewi. (kpl/gum/boo)
Selengkapnya...
Seandainya Judika Jadi Vokalis Dewa 19

Tahun ini, Judika dan Ahmad Dhani segera meluncurkan proyek band baru mereka. Seperti diketahui, Dewa 19 yang digawangi Dhani memang sempat vakum beberapa saat setelah sang vokalis Once memutuskan untuk keluar. Sempat tersiar rumor bahwa Judika yang akan menggantikan Once. Tapi semua itu ditampiknya. Tahun ini, Judika dan Ahmad Dhani segera meluncurkan proyek band baru mereka. Seperti diketahui, Dewa 19 yang digawangi Dhani memang sempat vakum beberapa saat setelah sang vokalis Once memutuskan untuk keluar. Sempat tersiar rumor bahwa Judika yang akan menggantikan Once. Tapi semua itu ditampiknya.
"Beberapa bulan dulu memang pernah Mas Dhani minta dengerin lagu-lagunya Dewa. Tapi Mas Dhani tidak menawarkan menggantikan posisi Once. Tawarannya hanya bikin proyek baru," ungkap Judika di FX Plaza, Selasa (8/2).
Diakui Judika, sejauh ini ia memang tidak ditawari menjadi vokalis baru band legendaris yang sudah berdiri sejak 1986 lalu itu. Namun, jika memang nantinya ditawari, Judika memilih untuk menjadi dirinya sendiri.
"Kalaupun gantikan Once, gue tetap menjadi diri gue sendiri, karena nggak bisa gue harus berkiblat sama Once atau Ari Lasso. Makanya gue lebih suka bikin proyek baru dibandingkan menggantikan, biar musiknya juga baru," ucapnya.
Judika yang merasa lebih nyaman berkarir di solo ketimbang ngeband juga menuturkan, dirinya sudah siap jika nanti dibandingnya dengan Once maupun Ari Lasso. Tapi ia menegaskan bahwa ada perbedaan yang jauh antara band barunya dengan Dewa 19.
Pastinya akan banyak perbandingan. Banyak yang bandingkan Once dan Ari Lasso. Gue cuma berkarya dan bernyanyi saja, nggak beban kalau dibandingkan sama Dewa," pungkasnya. (kpl/gum/boo)
Selengkapnya...
Press Release “Sampai Mati Aku”

De Spectrum BAND
Bangkitkan Semangat Baru Dari Kekalahan Dan Menjadi Diri Sendiri Yang Apa Adanya.
Proses inilah yang memakan waktu lebih dari satu tahun semenjak ke vakuman de spectrum dari belantika musik indonesia. Akhirnya Diandra telah menemukan jati dirinya dengan format yang baru ini. Bersama dengan Putra Asmara (Guitar), Effendi (Bass), dan Fajar (Drum), De Spectrum kini mempunyai Genre baru yaitu “Rock Mellow Romantic”. Personil yang sebagian besar di besarkan di kota Mojokerto ini mempunyai kekuatan akan karakternya dalam bermain musik. Dengan sentuhan gitar putra yang rock, dan hentakan drum fajar juga bass si effendi bisa membuat suara diandra yang mellow menjadi sedikit gahar.
Diandra menjelaskan “Sengaja saya pilih genre seperti ini karna sesuai dengan hati saya, karna sesungguhnya jiwa saya rada-rada rock” tuturnya. Disamping merasa sejiwa karna merasa sama dalam satu visi, Diandra, Fajar dan Putra merupakan soudara kandung membuat lebih nyaman dalam mengekspresikan lagu-lagu ciptaannya.
Diandra yang sudah lama malang melintang di dunia musik merasa tidak gentar dengan genre yang di bawakannya sekarang. Mengingat musik melayu yang masih terdengar hingar bingarnya di mana-mana. Diandra juga merasa percaya diri dengan musiknya saat ini. Dengan karakter sound yang berbeda jauh dengan album De Spectrum sebelumya, dan nuansa musik loop, De Spectrum sudah siap untuk melangkah lagi menuju kemenangan.
Yang jelas, usaha Diandra untuk kembali bangkit ke permukaan belantika musik indonesia ini tidak sia-sia. Bersama dengan De Spectrum band dengan format barunya, Diandra telah siap untuk kembali mengejar karirnya yang sempat tertinggal beberapa saat lamanya. Progresnya terasa sangat jelas dan sepertinya sudah mendekati apa yang di cita-citakan yaitu untuk menjadi diri sendiri yang apa adanya.
Untuk mengawali karirnya ini, De Spectrum telah merilis hits single terbarunya yang berjudul “Samapai MAti AKu” yang merupakan lagu ciptaan dari Diandra Chandra. Bersama dengan Napak Boemi Musik, akhirnya release lah Single “Sampai Mati Aku” pada bulan january 2011.
Producer : Diandra Chandra
Produksi : Napak Boemi Musik Indonesia
contact Management :
Business & Marketing : Diandra Chandra (0858-1468-6667 / 021-98092214 / 0821-24624-725)
General Manager : Tety “Napak Boemi Musik” (0856-9185-3361 / 021 32172009 )
Promotion Manager : Vetto “Napak Boemi Musik (0857-1848-4083)
NAPAK BOEMI MUSIK
+62-21 32172009 – 071397727294. ( Rully )
Office :
Comp Rasa Sayang Block E no.24.Daan mogot Jakarta-Barat.
Officially Web :
www.diandrachandra.com
www.chandraproduction.com
Email :
diandrachandra@yahoo.co.id
napak.boemi@yahoo.com Selengkapnya...
Friday, October 1, 2010
Diandra Tak Gentar Tanpa Krishna Balagita
Setelah Krishna Balagita mantan pentolan Ada Band hengkang dari De Spectrum band yang di prakarsai sendiri oleh krishna, akhirnya krishna merilis band terbarunya Enam Sembilan Band. De Spectrum pun juga tak mau kalah ternyata.
Karena De Spectrum sendiri sedang merilis album terbarunya.Diandra Chandra yang notabennya masih vocalis De Spectrum sedikit memberikan bocoran tentang konsep album baru De Spectrum. Menurut Diandra, konsep Album De Spectrum kali ini lebih Rock di bandingkan Album sebelumnya. Diandra sedikit merasa leluasa bebas berkreasi tanpa ada bayang2 Krishna. Seperti apa Album De Spectrum Berikutnya? Kita tunggu saja, semoga akan menjadi persembahan yang indah untuk kita semua.
Selengkapnya...Wednesday, July 21, 2010
Ini Cara Kotak Jaga Eksistensi

JAKARTA - Kotak baru saja meluncurkan album bertajuk 'Energy'. Bisa menjaga eksistensi hingga meluncurkan album ketiga, Kotak punya rahasianya.
"Membuat album, membuktikan Kotak ada. Kita juga menyiapkan waktu untuk fans," kata personel Kotak, Chua, menjawab resep menjaga eksistensi, ditemui di kantor Warner Music, Jakarta Pusat, Rabu (21/7/2010).
Band yang berawal dari ajang Dream Band tahun 2004 itu berusaha menjaga kedekatan dengan fans yang diberi nama Kerabat Kotak.
"Kita dekat banget dengan mereka, makanya kita sengaja membuatkan lagu untuk mereka. Tanpa mereka, kita tidak bisa ada. Apalagi di setiap kita manggung, mereka selalu dekat dengan kita," jelasnya.
Ditambahkan sang vokalis, Tantri, Kotak selalu mempertahankan ciri khasnya sebagai bagian menjaga eksistensi.
"Enam tahun di musik, subur, warna vokal dan warna musik yang rock. Ciri khas lagu kita tidak puitis dan identik dengan kedamaian. Tidak narkoba. Kita punya slogan, kita itu rock and roll tapi kita bukan tolol," ucap Tantri.
Memasuki bulan Ramadan, band penembang Pelan-Pelan Saja itu berusaha mengurangi jadwal manggung off air. "Kita akan sering di Jakarta karena pengin fokus sama keluarga," katanya.
Selengkapnya...
Album Ketiga Trilogy, Kotak Matangkan Unsur Rock

JAKARTA - Kotak Band kembali merilis album ketiga. Album yang disebut sang basis sebagai album trilogy ini merupakan penggabungan dari album pertama dan kedua yang mematangkan unsur rock. “(Warna musik) tetap sama, tapi di sini penggabungan dengan album pertama dan mengambil unsur rock di album pertama. Di album ketiga lebih matang dan buat kami ini album Trilogy,” papar Chua ditemui di Kantor Warner Music, Jakarta Pusat, Rabu (21/7/2010).
Posan (drummer) menambahkan keterlibatan Kotak dalam pembuatan album ketiga sebanyak 70 persen. Ada juga musisi lain yang terlibat, seperti Dewiq dan Pay.
“Di album ini ada dua lagu karya Dewiq dan Pay. Kita sudah terbiasa kerjasama dengan Pay. Dan ternyata label baru, mereka (Pay dan Dewiq) sudah biasa kerjasama dengan Warner,” terang sang vokalis Tantri.
Dia menambahkan meski demikian, Kotak terbiasa mengerjakan lagu-lagu sendiri. Untuk di album ketiga, Tantri mengatakan unsur tetap sama.
“Kita recycle lagu kota judulnya Terbang,” imbuhnya.
Proses penggarapan materi Kotak berlangsung disela-sela jadwal manggung mereka. Tantri berharap di album ketiga mereka bisa lebih mengeksplorasi musik agar nuansa rock lebih kaya.
“Sempat nyicil dan dileburin. Tinggal tunggu Tantri karena Tantri lagi drop, makanya tidak maksimal. Kita tidak buat dikejar-kejar dan ini bicara proses saja. kita tidak ikuti deadline,” tandas Pohan.
Selengkapnya...
Sunday, July 18, 2010
Ramadan, Anang-Syahrini Tak Mesra Lagi

JAKARTA- Duet Anang dan Syahrini setiap manggung kerapkali menampilkan kemesraan, akan tetapi hal ini akan berubah di bulan Ramadan mendatang. “Kita harus hormati bulan puasa dong. Semuanya pasti berubah mulai dari aksi panggungnya dan gaya nyanyinya,” kata Syahrini saat ditemui di Gedung TransTv, Kamis (15/7/2010) malam.
Syahrini menjelaskan, dia dan Anang tampil mesra karena interpretasi dari lagu, makanya mereka tampil mesra. “Tapi, kalau aku pikir di bulan puasa, tentu aku sama Mas Anang juga beda aksi panggungnya,” katanya.
Apalagi, nanti dia akan menyanyikan lagu religi berjudul Ramadan Cinta, aksi panggungnya pun akan berbeda. “Mudah-mudahan lagu religinya bisa diterima,” katanya.
Anang mengatakan, single lagu religi ini pekan depan sudah keluar, semua persiapannya sudah selesai. “Tinggal bikin video klipnya juga,” ujarnya.
“Selama ini aku sudah bersyukur duet aku dengan Syahrini diterima. Nanti aku harap juga lagu Ramadhan Cinta ini akan diterima baik juga,” pungkasnya
Selengkapnya...
Luna Maya Terancam Diganti Penyanyi Lain

JAKARTA- Meskipun label RPM tetap memegang teguh kontrak dengan Luna Maya, tapi tidak menutup kemungkinan pacar Ariel digantikan dengan penyanyi lain.
“Itu mungkin saja, kita ganti penyanyinya. Tapi saat ini kita masih menjalin kerjasama dengan pihak Luna,” kata Vice President Commerce RPM Isra Rudin saat dihubungi Jumat (16/7/2010). Kata Isra, masalah hukum yang menjerat Luna Maya bisa menjadi pertimbangan bagi label terhadap nasib Luna Maya. “Karena saat ini untuk promo kita bisa dibilang jalan ditempat. Tapi kembali lagi komitmen awal kita sesama pihak yang profesional,” katanya.
Isra mengungkapkan, di dalam kontrak ada juga klausul mengenai kontrak artis akan diputus, jika sang artis terlibat masalah ini. Akan tetapi dia mengaku lupa akan detilnya.
“Kalau dikontrak sih harusnya ada. Tapi saya lupa detailnya, karena bukan saya ikut menandatangani. Karena inti kontraknya kita sebagai pihak label berkewajiban melakukan promo, meskipun promo single itu tidak ada dan tidak berjalan. Jadi nanti kita hanya akan mengandalkan RBT saja untuk sisi penjualannya,” jelasnya.
Dalam kesempatan ini, Isra mengakui bahwa mengakui bahwa labelnya mengalami kerugian dalam kasus ini. Akan tetapi, mereka menjadikannya sebagai tantangan. Saat ditanya perihal kerugian, dia tak mau menyebutnya.
“Intinya karena masalah ini kita dirugikan. Tapi namanya juga ini bisnis, kalau rugi ya kita anggap konsekuensi bisnis,” ujarnya.
Dia juga tidak mau menyebutkan nilai kontrak RPM terhadap Luna Maya, atau pun membandingkannya dengan artis lain yang dikontrak RPM. “Kalau soal nilai kontrak kita nggak bisa bilang karena itu sifatnya internal. Saya (juga) tidak bisa kasih tahu soal nilai kontrak dan saya tidak mau membandingkan artis-artis yang tergabung di RPM,” pungkasnya.
Selengkapnya...






